Inilah aku ….
inilah aku, seorang hamba yang lahir ke dunia ketika dunia mencapai usia tuanya
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika buaian keduniaan semakin menampakan hegemoninya
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika syubhat menjadi disukai dan haram menjadi kebiasaan
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika banyak wanita menyerupai pria dan begitupun sebaliknya
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika banyak wanita menyukai jenisnya, dan pria menyukai bangsanya dengan dalih hak asasi manusia
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika ulama akhirat menjadi asing, dan ulama dunia menjadi populer
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika agama banyak diselewengkan dengan dalih ijtihad
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika banyak wanita yang berpakaian tapi telanjang (kasiyat ‘aariyat)
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika agama dikesampingkan dan pendidikan dunia dikedepankan
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika zina lebih disukai daripada jima’ yang halal
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika zina dipoles dengan istilah pacaran dan dianggap halal dengan dalih ta’aruf
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika surat kabar lebih disenangi daripada Al-Qur’an
inilah aku, seorang hamba yang tumbuh ketika kartun dan komik lebih disukai daripada sejarah kenabian
inilah aku, seorang hamba yang menyaksikan hilangnya keramaian surau oleh anak-anak yang belajar agama
inilah aku, seorang hamba yang menyaksikan orang tua berlomba-lomba membuat anaknya pintar dunia namun bodoh akhirat
inilah aku, seorang hamba yang menyaksikan ketika orang tua menjadi pembantu anak-anaknya
inilah aku, seorang hamba yang menyaksikan ketika kasih sayang orang tua dibalas dengan tuba
inilah aku, seorang hamba yang menyaksikan ketika anak berani menampar orang tuanya
inilah aku, seorang hamba yang menyaksikan ketika pernikahan hanya dijadikan mainan untuk kesenangan dunia saja
inilah aku, seorang hamba yang menyaksikan ghibah menjadi “halal” dengan kemasan berita
inilah aku, seorang hamba yang selalu mengharapkan kebaikan tapi sedikit sekali melakukan kebaikan
inilah aku, seorang hamba yang selalu meminta kepada Tuhan-nya namun masih lalai menghamba kepada-Nya
inilah aku, seorang hamba yang selalu berharap keindahan surga namun masih berjalan bersisian dengan neraka
inilah aku, seorang hamba yang selalu meminta bimbingan kepada Tuhan, namun sering lupa kepada-Nya
inilah aku, seorang hamba yang tidak akan lelah terus memohon pentunjuk kepada Tuhan Semesta Alam,mengharapkan kebaikan untuk diri dan keluarga, berusaha untuk menjauhkan diri dan meraka dari api neraka
inilah aku, seorang hamba yang lemah yang selalu meminta agar bisa menjalankan syaria’ah dan sunnah dengan sebaik-baiknya
inilah aku, seorang hamba yang mengharapkan bisa hidup bersama bidadari surga (Wanita Shalehah) di dunia dan akhirat
inilah aku, seorang hamba yang lemah yang selalu berharap agar bisa menjadi imam bagi keluarga, membimbing mereka kepada jalan yang diridloi Allah
Allahumma Rabbana taqobbal minna innaka Anta Samii’un aliim ….
Jakarta, 26 November 2010
A. Ahmad Kusumah
