Dengan menyebut Asma-Mu yaa Allah, kumulai langkah ini,
langkah menuju kesempurnaan agama yang Engkau Ridloi.
Yaa Ilaahi rabbi …
Diatas sajadah ini kutengadahkan tangan untuk seseorang yang ditakdirkan untuk menjadi bagian dari kehidupanku.
seseorang yang merupakan calon bidadarinya surga
seseorang yang menjadikanku menjadi orang kedua setelah Engkau dan Rasul-Mu
seseorang yang telah engkau ciptakan sebagai sebaik-baiknya perhiasan dunia
seseorang yang hidup bukan hanya untuk dirinya sendiri, namun hidup demi kemanfaatan dan kemaslahatan bagi umat-Mu
seseorang yang senantiasa mengingatkanku kepadaMu
seseorang yang sabar dikala senang dan susah
seseorang yang hanya berserah diri kepadaMu
seseorang yang hanya butuh senyumanku untuk mengobati kesedihannya
seseorang yang selalu mendampingiku dalam mengarungi samudera dunia
seseorang yang menjadi navigator atas bahtera rumah tangga
seseorang yang menyayangi keluarga dan suaminya karenaMu
seseorang yang menjadi Qurrata ‘ayuun bagiku sepanjang hidupku
Yaa Allah yang maha pemberi
Aku tidak berharap kesempurnaan didirinya
Aku tidak berharap dia semulia Fatimah Az-Zahra RA
aku tidak berharap dia sesholehah Rabiyah Al-Adawiyah
aku tidak berharap dia sekaya Khodijah RA
aku tidak berharap dia setaqwa Aisya RA
Aku hanya berharap sesorang yang asing diakhir jaman
Asing karena selalu taat kepada syari’ah dan agama Mu
Asing karena selaul menjaga dirinya dari pandangan penuh syahwat
Asing karena dia bangga menutup auratnya karenaMu
aku tidak berharap kesempurnaan karena aku sadar
aku bukanlah sosok seshaleh Abu Bakar Ash-Shidiq RA
aku bukanlah sosok segagah Umar Ibn Al-Khatab RA
aku bukanlah sosok sekaya Utsman Ibn Affan
aku bukanlah sosok setampan Ali ibn Thalib RA
aku hanyalah sesosok hamba yang selalu meminta kepadaMu
aku hanyalah sesosok hamba yang dianugerahi kesempatan untuk beribadah kepadaMu
aku hanyalah sesosok hamba yang diciptakan dari air yang hina
aku hanyalah sesosok hamba yang selalu berharap bimbinganMu agar selalu berada di jalan yang Engkau Ridloi
Yaa Allah yang menguasai isi hati
Kelak jika engkau pertemukan Aku dengan dirinya
Jadikanlah aku sebagai imam yang baik baginya
jadikanlah dirinya sebagai sandaran ketika aku sedang goncang
jadikanlah dirinya sebagai orang yang aku cintai karenaMu sepenuh-penuhnya kasih sayang
tumbuhkanlah wuddan di hati kami
jadikanlah kami menjadi keluarga didunia dan akhirat, keluarga yang engkau Restui dan ridloi
Yaa Allah Yang Maha Pemberi Petunjuk
Berikanlah aku jalan untuk menuju kepadanya
Bukakanlah selimut tabir rahasia yang menghalangiku berjalan menuju kepadanya
bimbinglah dirinya berjalan menuju waktu ketika engkau takdirkan aku bertemu dengannya dalam keridloanMu
Aku tahu, segala sesuatu akan lebih Indah jika engkau takdirkan waktunya
semua akan lebih indah ketika waktunya …
Yaa Muqallibal Quluub …
tegarkanlah qalbu ini, jangan jadikan nafsu menjadi kendali atasnya
berikanlah petunjuk dan bimbingan kepadanya agar senantiasa condong kepadaMu
agar selalu ikhlas atas semua keputusanMu
Laailaaha Illa Anta Subhaanaka Inni kuntu Minna Dzhalimiin…
Astagfirullah Alladzi laa ilaaha illa hua Al-Hayyu Al-Qayyum
Wa Atuubu ilaihi …
Jakarta, 27 November 2010
A. Ahmad Kusumah
