Hidup itu memang memerlukan tantangan ….
hanya dengan adanya tantangan dan adanya tujuan yang ingin dicapai, hidup bisa lebih hidup dan bisa lebih bermakna .. sungguh bahagia orang yang tidak terjebak dalam zona kenyamanan semu, kenyamanan yang isinya hanya buaian yang membuat potensi diri kita terkubur bersama rutinitas homogen yang mendampingi hari demi hari .. Programmer dengan aktivitas codingnya, sekretaris dengan catatan schedulenya, dan tukang sortir surat kantor pos dengan palu capnya …
Tapi tidak bisa disalahkan begitu saja, hal itu diakibatkan oleh kebutuhan hidup yang terus mengegerogoti idealisme dan kesadaran akan potensi dirinya. Ketika dihadapkan dengan iming-iming kemapanan hidup dengan setumpuk dollar di hadapan, sungguh itu akan membuat orang bisa melupakan jati dirinya sendiri, jika tidak pandai-pandai melakukan instrospeksi dan membangunkan kembali fitrahnya sebagai hamba yang diberi kelebihan dibandingkan makhluk ciptaan Tuhan yang lain …
Namun apakah zona kenyamana itu selalu kontradiktif dengan pengembangan potensi ?, tentu tidak, banyak contohnya orang yang berkembang dari kesadaran akan potensi dirinya, kemudian mengembangakan cara-cara untuk memaksimalkan potensi dirinya, yang akhirnya bisa menggapai kemapanan hidup. Bill gates, Steve Jobs, merupakan contoh orang-orang yang bisa sekaligus menikmati zona kenyamanan sekaligus menikmati masa-masa memetik buah kesuksesan sebagai akibat langsung dari kesadaran akan potensi diri yang ditindaklanjuti dengan aksi nyata, yang tentunya dengan segala macam bentuk rintangannya…
Steve jobs, merupakan contoh yang bisa mewakili karakteristik itu semua, ketika dia bisa menikmati hasil dari jerih payahnya dalam pemngembangan komputer apple bersama steve wozniak, kemudian mengalami kemunduran dan dipecat dari apple, yang notabene perusahaan yang dia dirikan sendiri, kemudian bangkit dengan perusahaan animasi Pixar yang menelurkan Monster Alien dan sekarang bergabung dalam kendaraan Disney, dan pada akhirnya dia direkrut kembali oleh apple sebagai CEO untuk menikan pamor apple yang turun drastis di akhir 90-an, dan lewat tangannyalah, lewat potensi yang dimilikinyalah akhirnya apple bisa kembali menjadi salah satu pemain besar yang disegani di dunia pengembangan IT, dengan terobosan ipod, iphone, mac book dan lain-lain …
Terispirasi dari itu semua, tekad semakin kuat untuk jadi seorang yang mampu mengendalikan diri dan potensi yang dimiliki, bukan menjadi orang yang dikendalikan oleh potensi orang lain ……